SINTIA WULANDARI, 22542010005 (2026) ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PEMBUATAN PAKAN IKAN DENGAN PEMANFAATAN TEPUNG DAUN SAWIT TANPA LIDI (Elaeis guineensis Jacq.) SEBAGAI BAHAN BAKU TAMBAHAN. Diploma thesis, Universitas Sumatera Selatan.
SINTIA_22542010005_01_front ...pdf
Download (146kB)
SINTIA WULANDARI_ 22542010005_02_BAB._ I.docx. (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (138kB)
SINTA WULANDARI_22542010005_03_BAB._2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (402kB)
SINTA WULANDARI_22542010005_04_BAB_3 (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (327kB)
SINTA WULANDARI_22542010005_05_BAB_4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (804kB)
SINTA WULANDARI_22542010005_06_BAB_5 (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (128kB)
SINTA WULANDARI_22542010005_07_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
RINGKASAN
SINTIA WULANDARI. (Dibimbing oleh Dr. Ir. Elmeizy Arafah, M.S. dan Budi Fachrudin, S.P., M.Si.)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha pembuatan pakan ikan dengan pemanfaatan tepung daun sawit tanpa lidi (Elaeis guineensis Jacq.) sebagai bahan baku tambahan di UPTB Sriwijaya Science Techno Park (SSTP) Sumatera Selatan. Penelitian dilakukan melalui pembuatan pakan skala uji coba yang kemudian disimulasikan pada kapasitas produksi 50 kg. Analisis kelayakan usaha dilakukan menggunakan pendekatan biaya produksi, penerimaan, pendapatan, Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi usaha sebesar Rp314.216, dengan total penerimaan sebesar Rp325.000, sehingga diperoleh pendapatan sebesar Rp10.786. Hasil analisis kelayakan menunjukkan nilai R/C Ratio sebesar 1,03, yang berarti setiap pengeluaran sebesar Rp1,00 menghasilkan penerimaan sebesar Rp1,03. Nilai BEP produksi sebesar 48 kg dan BEP harga sebesar Rp6.256,32/kg menunjukkan bahwa usaha telah mencapai titik impas pada tingkat produksi yang berada di bawah kapasitas produksi yang direncanakan, yaitu 50 kg. Hasil analisis tersebut usaha pembuatan pakan ikan dengan pemanfaatan tepung daun sawit tanpa lidi sebagai bahan baku tambahan dinyatakan layak secara finansial. Pemanfaatan limbah daun sawit tanpa lidi juga berpotensi meningkatkan nilai tambah limbah perkebunan sekaligus menjadi alternatif bahan baku lokal dalam pengembangan usaha pembuatan pakan ikan.
Kata kunci: kelayakan finansial, pakan ikan, tepung daun sawit tanpa lidi, R/C Ratio, Break Even Point (BEP).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Nona Sintia Wulandari |
| Date Deposited: | 15 Aug 2026 07:39 |
| Last Modified: | 15 Aug 2026 07:39 |
| URI: | http://repositori.uss.ac.id/id/eprint/1132 |
