Muhammad Wahyu Wardhana, 22542010001 (2026) EFEKTIVITAS MANAJEMEN RANTAI PASOK BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) PADA FASE MAIN NURSERY DI PUSAT PENELITIAN KARET KECAMATAN SEMBAWA KABUPATEN BANYUASIN. Diploma thesis, Universitas Sumatera Selatan.
Muhammad Wahyu Wardhana_22542010001_01_front.pdf
Download (330kB)
Muhammad Wahyu Wardhana_22542010001_02_Bab_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (267kB)
Muhammad Wahyu Wardhana_22542010001_03_Bab_2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (569kB)
Muhammad Wahyu Wardhana_22542010001_04_Bab_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (320kB)
Muhammad Wahyu Wardhana_22542010001_05_Bab_4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (472kB)
Muhammad Wahyu Wardhana_22542010001_06_Bab_5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
Muhammad Wahyu Wardhana_22542010001_07_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya efektivitas manajemen rantai pasok dalam pembibitan kelapa sawit, khususnya pada fase main nursery. Dalam praktiknya, masih sering ditemukan kendala seperti ketidaksesuaian antara perencanaan dan realisasi produksi, keterlambatan distribusi, serta perbedaan kualitas bibit. Kondisi ini dapat menimbulkan pemborosan biaya dan menurunkan mutu bibit, sehingga diperlukan evaluasi manajemen rantai pasok yang lebih terarah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas manajemen rantai pasok bibit kelapa sawit pada fase main nursery dengan menggunakan Metode Supply Chain Operations Reference (SCOR). Penilaian dilakukan pada lima proses utama, yaitu plan, source, make, deliver, dan return, untuk mengetahui bagian mana yang sudah berjalan baik dan bagian mana yang masih perlu diperbaiki. Penelitian dilaksanakan di Pusat Penelitian Karet Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, pada saat kegiatan operasional main nursery berlangsung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada pihak yang terlibat dalam kegiatan rantai pasok. Sampel dipilih secara purposive, kemudian data dianalisis berdasarkan indikator manajemen Metode SCOR dengan menggunakan nilai rata-rata dan skala penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen rantai pasok pada fase main nursery sudah berjalan, tetapi belum sepenuhnya efisien. Pada tahap perencanaan masih terdapat ketidakseimbangan antara kebutuhan dan produksi. Pada tahap pengadaan, penyediaan input produksi belum selalu tepat waktu. Pada tahap pengelolaan, standar pemeliharaan yang belum seragam memengaruhi kualitas bibit. Pada tahap distribusi, ketepatan waktu pengiriman masih perlu ditingkatkan. Sementara itu, pada tahap pengembalian, penanganan bibit yang tidak layak belum tertata dengan baik. Kesimpulannya, efektivitas rantai pasok bibit kelapa sawit pada fase main nursery masih perlu ditingkatkan melalui koordinasi yang lebih baik, sistem kerja yang lebih terintegrasi, dan penerapan indikator manajemen yang jelas. Metode SCOR terbukti membantu dalam menilai manajemen setiap proses dan menentukan prioritas perbaikan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Tuan Muhammad Wahyu Wardhana |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 06:30 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 06:30 |
| URI: | http://repositori.uss.ac.id/id/eprint/1030 |
